KKG PAI Peusangan Raya Tahun 2026 Resmi Dibuka, Guru PAI Perkuat Kebersamaan dalam Meningkatkan Kompetensi

Admin
0

Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Peusangan Raya melaksanakan kegiatan pertemuan sekaligus pembukaan KKG PAI Peusangan Raya Tahun 2026 pada Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di UPTD SD Negeri 2 Peusangan, Desa Cot Bada Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus KKG, guru PAI se-Peusangan Raya, pengawas, serta kepala sekolah. Adapun jumlah guru PAI yang hadir sebanyak 52 orang.

Ketua KKG PAI Peusangan Raya, Khairuni, S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta atas kehadiran dan komitmen dalam mengikuti kegiatan KKG. Ia berharap KKG dapat terus menjadi wadah bersama untuk meningkatkan kualitas guru PAI serta memperkuat kebersamaan dalam menjalankan tugas pendidikan.

Sementara itu, Mulyana, S.Pd.I., M.Pd, selaku Pengawas PAI, menegaskan bahwa KKG merupakan forum “dari kita, untuk kita”. Menurutnya, mengajar dan membimbing siswa adalah tugas bersama yang membutuhkan kolaborasi antarguru. Berbagai kendala yang dihadapi guru PAI dan belum dapat dipecahkan secara individu diharapkan dapat diselesaikan bersama melalui forum KKG. Ia juga mendorong guru PAI untuk terus meningkatkan kompetensi agar pembelajaran lebih bermakna, efektif, dan disenangi oleh murid, sekaligus memberi dampak positif terhadap perkembangan karakter peserta didik.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Azwani, S.Pd.I., M.Pd, selaku Kepala K3S Peusangan Raya yang juga merupakan mantan guru PAI. Dalam arahannya, ia menekankan urgensi peningkatan kompetensi guru PAI, khususnya dalam kemampuan baca tulis Al-Qur’an (BTQ) dan literasi digital. Ia merujuk rilis data Kementerian Agama secara nasional yang menyebutkan sekitar 58% guru PAI masih belum fasih membaca Al-Qur’an, berdasarkan pemetaan/asesmen yang dilakukan secara serentak melalui aplikasi SIAGA pada November 2025 lalu.

Menanggapi hal tersebut, Azwani menyarankan agar KKG PAI Peusangan Raya melakukan asesmen BTQ secara internal untuk melihat kemampuan riil guru PAI, termasuk melalui pemotretan kemampuan guru yang mengikuti kegiatan di UPTD SD Negeri 2 Peusangan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya klarifikasi sekaligus untuk membuktikan bahwa guru PAI di Peusangan Raya tidak termasuk dalam kategori yang belum fasih sebagaimana tergambar dalam rilis nasional tersebut. Hasil asesmen itu nantinya diharapkan menjadi dasar penyusunan program pembinaan yang lebih terarah. Ia juga mengingatkan agar guru PAI senantiasa menjadi teladan dengan menunjukkan sikap dan perilaku positif di lingkungan sekolah.

Usai sambutan dan arahan, para guru PAI melanjutkan kegiatan dengan sesi diskusi dan sharing moment bersama Pengawas PAI. Pada sesi ini, peserta menyampaikan berbagai hal yang perlu menjadi perhatian bersama, bertukar pengalaman pembelajaran, serta menginventarisasi kebutuhan dan program prioritas KKG ke depan, khususnya terkait penguatan BTQ, peningkatan kualitas pembelajaran, pengelolaan perpustakaan, pemenuhan jam mengajar dan pemanfaatan literasi digital.

Selama kegiatan berlangsung, para guru PAI tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Terlihat adanya komitmen bersama untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi, serta menjaga keberlanjutan program KKG sebagai ruang berbagi dan saling menguatkan.


Sebagai informasi, KKG PAI Peusangan Raya merupakan wadah kerja sama guru PAI yang beranggotakan guru PAI dari Kecamatan Peusangan dan Kecamatan Peusangan Selatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan KKG PAI Peusangan Raya dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI serta mutu pendidikan agama Islam di sekolah.(fm)



Post a Comment

0 Comments

Post a Comment (0)
5/related/default