Kedisiplinan siswa sangat penting untuk kemajuan sekolah itu sendiri. Sekolah yang tertib akan menciptakan proses pembelajaran yang baik. Namun sebaliknya, di sekolah yang kurang tertib kondisinya akan jauh berbeda dan proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Meningkatkan kedisiplinan terhadap siswa sangat penting dilakukan oleh sekolah, mengingat sekolah merupakan tempat generasi penerus bangsa. Salah satu faktor yang membantu para siswa meraih sukses di masa depan yaitu dengan kedisiplinan. Para siswa dalam melakukan kegiatan belajar di sekolah tidak terlepas dari berbagi peraturan dan tata tertib yang telah diberlakukan di sekolahnya, dan setiap siswa harus berperilaku sesuai dengan tata tertib yang telah ada di sekolahnya.
Mengenai disiplin siswa, tidak bisa terlepas dari persoalan perilaku negatif pada siswa tersebut, yang pada saat ini semakin memprihatinkan. Banyak tindakan negatif yang dilakukan oleh para siswa di sekolah, terlambat datang, tidak membawa buku pelajaran, berkelahi, mengganggu teman,mencuri, dan pelanggaran-pelanggaran yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Peran guru dalam membina kedisiplinan siswa sangatlah penting untuk dibentuk sejak dini. Guru akan terus memberikan arahan, teguran, nasehat, dan pembinaan agar kepribadian siswa terbentuk dengan baik. Memang kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa adalah hal-hal yang sepele. Namun, jika dibiarkan terus-menerus siswa akan terbiasa dan menganggap itu adalah sebuah pembenaran, karena kurangnya kepedulian dari guru. Oleh karena itu, perlu adanya hukuman, teguran, disertai dengan pembinaan supaya siswa menyadari pentingnya sebuah kedisiplinan.
Agar dapat tercipta sikap disiplin siswa sesuai dengan yang diharapkan, maka perlu adanya kerjasama antara guru, orangtua, dan masyarakat sekitar. Karena masalah pendidikan itu bukan hanya tanggung jawab guru saja, tetapi tanggung jawab bersama, agar terwujud generasi yang berakhlakul karimah nantinya.
Jadi dapat disimpulkan dengan adanya kedisiplinan di sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana lingkungan belajar yang nyaman. Sehingga siswa mampu memahami bahwa nilai disiplin itu bukanlah bernilai demi disiplinnya itu sendiri, melainkan demi tujuan lain yang lebih luas, yaitu demi stabilitas dan kedamaian hidup bersama. (fm)
