Didampingi oleh wali kelas serta guru seni dan budaya, para siswa menuju lokasi menggunakan kendaraan odong-odong yang menambah keceriaan sepanjang perjalanan. Tawa riang dan semangat siswa terlihat jelas, menjadikan momen perjalanan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Museum Kota Juang. Di sini, siswa diajak mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya daerah. Tujuan kunjungan ini adalah untuk memperkenalkan siswa pada sejarah lokal, serta mengajak mereka mengenal lebih dekat warisan budaya yang harus dilestarikan. Mereka melihat berbagai koleksi artefak, gambar, dan benda-benda bersejarah yang menceritakan perjalanan panjang sejarah Kota Juang. Para siswa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya mengenai berbagai benda yang dipamerkan, seperti pakaian adat, senjata tradisional, dan lukisan-lukisan sejarah.
Kegiatan studi wisata ini tidak hanya menambah pengalaman dan wawasan siswa, tetapi juga memberikan kesan mendalam yang akan diingat sepanjang masa sekolah mereka. Mereka merasa senang dan bahagia dapat belajar sambil bermain, serta mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat perpustakaan dan museum sebagai sumber ilmu pengetahuan dan sejarah.
"Saya senang sekali bisa naik odong-odong bersama teman-teman dan belajar banyak hal baru di perpustakaan dan museum," ujar salah satu siswa dengan senyum bahagia.
Guru pendamping berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar siswa semakin tertarik dengan dunia pendidikan, sejarah, dan budaya. "Kami berharap siswa dapat menghargai warisan budaya dan memiliki minat membaca yang lebih tinggi setelah kunjungan ini," ujar salah satu guru.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih mencintai literasi dan menghargai sejarah, serta memperkaya pengalaman mereka dalam belajar di luar ruang kelas. (fm)