Cot Bada Barat, Sabtu 8 November 2025 — Suasana pagi di halaman UPTD SD Negeri 2 Peusangan tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.30 WIB, siswa, guru, dan seluruh warga sekolah telah berkumpul dengan penuh semangat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2025 M. Tahun ini, kegiatan diangkat dengan tema “Nabi Muhammad Idolaku, Akhlaknya Teladanku” yang menggambarkan tekad seluruh warga sekolah untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dimulai dengan pembacaan shalawat oleh grup siswa yang telah berlatih dengan penuh antusias beberapa hari sebelumnya. Lantunan shalawat yang merdu mengiringi pagi itu, menghadirkan suasana religius dan rasa cinta yang mendalam kepada Rasulullah SAW.
Setelah pembacaan shalawat, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Komite Sekolah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Maulid yang mampu menumbuhkan semangat keagamaan dan kebersamaan di antara siswa. Ucapan motivasi dari Komite Sekolah turut menyemarakkan suasana dan membuat siswa semakin bersemangat mengikuti seluruh rangkaian acara.
Beragam penampilan bakat siswa turut memeriahkan kegiatan. Para siswa menampilkan berbagai pertunjukan bernuansa islami seperti pembacaan shalawat, nasyid, dan tarian bertema keteladanan Nabi Muhammad SAW. Semua penampilan tersebut menggambarkan kekaguman dan kecintaan anak-anak kepada Rasulullah.
Antusiasme terlihat di wajah para siswa yang dengan percaya diri menampilkan kemampuan terbaiknya. Guru dan tamu undangan pun tampak memberikan tepuk tangan dan apresiasi atas semangat serta kreativitas para peserta.
Usai seluruh rangkaian acara, kegiatan dilanjutkan dengan kenduri Maulid di masing-masing kelas. Siswa kembali ke kelas bersama wali kelasnya untuk menikmati hidangan secara sederhana namun penuh makna. Tahun ini, pelaksanaan Maulid mengedepankan kebersamaan antar warga sekolah.
Setiap siswa hanya membawa nasi putih, sementara lauk-pauk disediakan oleh pihak sekolah atas swadaya para guru. Konsep “Dari guru untuk siswa” menjadi simbol kasih sayang, keikhlasan, dan perhatian para guru kepada anak didiknya.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga momentum memperkuat rasa kebersamaan, kekompakan, dan kekeluargaan antara guru dan siswa. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai teladan Nabi Muhammad SAW — seperti kasih sayang, kebersamaan, dan keikhlasan — dihidupkan kembali di lingkungan sekolah.
Kepala UPTD SD Negeri 2 Peusangan menyampaikan bahwa kegiatan Maulid ini diharapkan dapat menjadi sarana pembentukan karakter siswa agar mencintai Rasulullah SAW serta meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, kita ingin menanamkan cinta kepada Rasulullah sejak dini dan memperkuat ikatan silaturahmi antar warga sekolah,” ujarnya.
Dengan penuh rasa syukur, seluruh kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di UPTD SD Negeri 2 Peusangan berjalan lancar. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya acara yang sarat nilai religius, kebersamaan, dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
Semoga semangat Maulid ini senantiasa menumbuhkan keimanan, mempererat ukhuwah, serta menginspirasi seluruh warga sekolah untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. (fm)